NAMA : AJI TRI SAMBODO
NPM : 10210466
KELAS : 3EA18
TUGAS METODE RISET
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Dewasa ini tuntutan dan
kebutuhan masyarakat akan jasa produk perbankan semakin meningkat, seiring
meningkatnya pengetahuan atau kemajuan. Agar masyarakat mau menyimpan uangnya
di bank, maka pihak perbankan memberikan rangsangan berupa balas jasa yang akan
diberikan kepada para nasabah. Rangsangan tersebut dapat berupa
kemudahan pembukaan rekening tabungan, bunga yang tinggi,
hadiah-hadiah/souvenier, gratis biaya transfer antar rekening, jaminan keamanan
atas dana yang disimpan nasabah, fasilitas ATM yang tersebar diseluruh
Indonesia, nasabah dapat mengambil dan menyetor setiap harinya tanpa
dibatasi.Pada situasi persaingan perbankan, bank-bank membutuhkan usaha yang
keras untuk mendapat calon nasabah dan mempertahankan yang sudah ada ditangan.
Keberhasilan usaha
tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan perusahaan dalam memberikan pelayanan
yang berkualitas. Kualitas pelayanan tercermin dari kepuasan nasabah
untuk melakukan penggunaan ulang jasa perbankan. Kepuasan nasabah dalam
menggunakan jasa atau produk yang ditawarkan dapat dijadikan masukan bagi pihak
manajemen untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas pelayanan yang diberikan.
Untuk itu karyawan bagian pelayanan sebaiknya selalu memantau kepuasan yang
dirasakan oleh nasabah perbankan untuk mencapai loyalitas dari para
nasabah.Dalam memberikan pelayanan, setidaknya bank harus memenuhi 5 kriteria
kualitas pelayanan yang sering disebut RATER sehingga dapat menciptakan nasabah
yang loyal, yaitu reabillity (kehandalan), assurance (jaminan), tangible (bukti
fisik),empathy (komunikasi), dan responsiveness (cepat tanggap),
Tjiptono (2006:69).
.Kehandalan dapat
dilihat dari kemampuan untuk memberikan jasa secara akurat sesuai yang
dijanjikan, jaminan dapat dilihat dari pengetahuan dan kemampuan karyawan
untuk melayani dengan rasa percaya diri, bukti fisik dapat dilihat dari
fasilitas yang kasat mata yang dapat dinikmati langsung oleh nasabah,
komunikasi yaitu karyawan harus memberikan perhatian secara individu
kepada nasabah dan mengerti kebutuhan nasabah, sedangkan cepat tanggap
kemampuan karyawan untuk membantu nasabah menyediakan jasa dengan cepat sesuai
dengan yang diinginkan oleh nasabah.
Salah satu cara
menciptakan pelayanan yang berkualitas adalah bank dapat membedakan dirinya
sendiri dengan cara konsisten menyampaikan mutu lebih tinggi ketimbang
pesaingnya, pihak bank melakukan interaksi dengan nasabah yangdisertai umpan
balik sebagai kontrol dan ukuran keberhasilan.Nasabah yang loyal
adalah alat promosi yang efektif. Dengan adanya nasabah yang loyal akan sangat
membantu pihak bank, karena nasabah yang loyal, merupakan alat promosi dari
mulut kemulut yang efektif. Nasabah yang loyal akan membawa nasabah lainya
untuk menikmati pelayanan produk perusahaan. Semakin meningkat jumlah nasabah
yang dilayani, semakin meningkat pula pendapatan danlaba perusahaan.
1.2 Perumusan dan Batasan
Masalah
1.2.1 Rumusan Masalah
Rangsangan tersebut dapat berupa kemudahan pembukaan rekening
tabungan, bunga yang tinggi, hadiah-hadiah/souvenier, gratis biaya transfer
antar rekening, jaminan keamanan atas dana yang disimpan nasabah, fasilitas ATM
yang tersebar diseluruh Indonesia, nasabah dapat mengambil dan menyetor setiap
harinya tanpa dibatasi.Pada situasi persaingan perbankan, bank-bank membutuhkan
usaha yang keras untuk mendapat calon nasabah dan mempertahankan yang sudah ada
ditangan.
1.2.2 Batasan Masalah
Perusahaan
harus mengetahui dan memperhatikan bagaimana menciptakan dan meningkatkan
kualitas jasa atau layanan yang
ditawarkan. Kualitas layanan yang diciptakan dan yang akan ditingkatkan tidak
bisa diukur dari sudut pandang perusahaan, namun harus dari sudut pandang
pelanggan (perceived quality)
1.3 Tujuan Peneliti
Agar mengetahui apakah konsumen setuju terhadap pelayanan yang di
terapkan di perusahaan Bank.
1.4 Manfaat Penelitian
Dengan melakukan penulisan ilmiah ini dapat memberikan manfaat
diantaranya :
1. Bagi Masyarakat Luas
Diharapkan dengan membaca penulisan ilmiah ini dapat menambah ilmu
pengetahuan khususnya mengenai kepuasan konsumen, serta dapat dijadikan sebagai
bahan refrensi bagi pembaca yang tertarik untuk menulis tentang Analisis
Tingkat Kepuasan Konsumen.
2. Bagi Perusahaan
Diharapkan hasil penulisan ilmiah ini dapat digunakan sebagai
masukan dan bahan pertimbangan bagi perusahaan untuk memperoleh informasi yang
lebih baik dan berguna dalam pengambilan keputusan.
1.5 Metode Penelitian
1.5.1 Objek Penelitian
Objek penelitian dalam penulisan ilmiah ini adalah strategi kepuasan
konsumen.
1.5.2 Data / Variabel
Data primer merupakan informasi yang dikumpukan terutama untuk
tujuan investigasi yang sedang dilakukan saat ini. Sedangkan, Data sekunder
merupakan informasi yang dikumpulkan bukan untuk kepentingan studi yang sedang
dilakukan saat ini tetapi untuk beberapa tujuan lain.
1.5.3 Metode Pengumpulan
Data
Penulis mengadakan proses pengumpulan data menggunakan cara field
Research ( Penelitian Lapangan) yaitu penelitian lapangan yang mengumpulkan dan
menerapkan beberapa metode antara lain:
- Wawancara
: Pengumpulan data yang dilakukam secara langsung berhadapan tatap muka
dengan orang yang diwawancarai.
- Observasi
: Mengadakan pengamatan langsung objek yang sedang penulis teliti untuk
mendapatkan informasi yang diperlukan sehubung tingkat kepuasan
konsumen.
- Kuisioner
: Metode pengumpulan data dengan cara membagi angket kepada responden
untuk diisi guna mendapatkan data yang diinginkan.
1.5.4 Hipotesis
Hipotesis adalah pernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih
populasi, hipotesis juga merupakan jawaban sementara terhadap rumusan
masalah.
Hipotesis yang akan dibuktikan oleh penulis yaitu :
Ho : Konsumen merasa tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan terhadap
kualitas layanan.
Ha : Konsumen merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan terhadap
kualitas layanan.
1.5.5 Metode Analisis
Uji Skala Likert
Skala likert yaitu mengukur setiap pendapatan dan persepsi seorang
atau kelompok orang tertentu, fenomena sosial jawaban tersebut dapat diskor
(nilai).